PENAWARAN JASA PENYELESAIAN PERMASALAHAN SEMUA KARTU-KREDIT/ KTA MACET

PENGERTIAN

Pengertian Kartu-kredit/ Credit Card adalah Suatu hal yang berharga dikeluarkan oleh suatu Instansi/ Bank tersendiri untuk dipergunakan oleh perorangan/nasabah yang mana isinya biasa memberikan hak dan kewajiban bagi pemegang kartu tersebut yaitu pemegang kartu berhak dalam mendapatkan uang sesuai dengan yang dikeluarkan bank atas kesepakatan bersama dan pemegang kartu juga berkewajiban membayar atas seluruh/ sebagian uang tersebut tercantum baik secara pelunasan maupun dengan cara diplat/ dicicil.

Kredit terdiri atas unsur-unsur sebagai berikut :———————————————————-

1.      Kepercayaan

2.      Waktu

3.      Prestasi

4.      Risiko

Biaya-biaya kartu Kredit ada beberapa macam :———————————————————-

1.      Biaya kartu Kredit pada umumnya ;——————————————————————

a.      Annual Fee (Iuran Tahunan)

b.      Joining Fee (Iuran pada saat pertama kali seseorang menjadi pemegang kartu)

c.       Late Charge (biaya Keterlambatan)

d.      Overlimit Fee ( Biaya penggunaan kartu melampaui batas kredit)

e.      Sales Draft request Fee (Biaya peminatan warkat penjualan)

f.        Returned Cheque Fee (Biaya Bilyet giro/ Cek tolakan)

g.      Replacement Fee (biaya Penggantian kartu)

2.      Biaya bunga (Finance charge)

3.      Biaya Penarikan uang tunai (cash Advance Fee)

Jadi secara jelasnya kartu-kredit tersebut sudah termasuk perikatan meskipun merupakan perjanjian tidak tertulis tapi dalam kenyataannya antara Pihak Bank dan pemegang kartu sudah terjalin suatu perjanjian sehingga sudah termasuk syarat syahnya dari suatu perjanjian seperti yang tercantum dalam pasal 1320 KUHPerdata yaitu :————————–

1.      Adanya kata sepakat

2.      Cakap

3.      Suatu hal tertentu

4.      Suatu sebab yang halal

Kartu kredit juga termasuk kedalam Pasal 1313 KUHPdt yaitu “Suatu perjanjian adalah suatu perbuatan dengan mana satu orang atau lebih mengikatkan dirinya terhadap satu orang lain atau lebih”. Dan Pasal 1374 ayat 1 BW (lama) atau pasal 1338 ayat 1 KUHPdt yaitu “Semua persetujuan yang dianut secara sah berlaku sebagi undang-undang bagi mereka yang membuatnya”.

Bahkan Pihak Bank sendiri akan bisa memperkarakan hukum pidananya sesuai dengan pasal 378 KUHPidana yaitu “Penipuan” itupun kalau bapak/ ibu atau saudara tidak membayar sama sekali dan akan menjadi blacklist/ nama hitam di semua bank.

SOLUSI/ PEMECAHAN MASALAH

Solusi penyelesaiannya Bapak/ Ibu atau saudara harus memakai jasa kantor kami yaitu kantor kami memberikan 2 (dua) mekanisme yang pastinya aman dan tuntas :——————-

1.      Mekanisme Perbankan

2.      Mekanisme Hukum.

Jadi keuntungan pakai jasa kantor kami :———————————————————————

1.      Kami bisa menangani telepon-telepon dari pihak bank & tekanan dari pihak depkolektornya atau melumpuhkan system dari kinerja banknya.

2.      Kami upayakan semaxsimal mungkin nantinya kalau Bapak/ ibu atau saudara sudah punya uang untuk pembayaran ke pihak banknya kantor kami mengajukan keringanan dari 10% sampai 50% (untuk Pelunasan) dan kemungkinan juga meminta pengajuan untuk bisa diplat/ dicicil setiap bulannya sesuai kemampuan itupun dengan mati bunga (0%)

3.      Bapak/ Ibu atau saudara yang terpenting punya perlindungan hukum karena tanpa itu pihak bank dan kolektor berani akan mengambil barang-barang apapun secara itimidasi/ kekerasan dan pihak kami  bisa melaporkan pihak bank/ kolektornya ke pihak kepolisian sesuai dengan Pasal 335 KUHPidana tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan dan Pasal 368 KUHPidana tentang Kekerasan/ itimidasi serta bukan itu saja Pemegang kartu mendapatkan perlindungan dari UU Perlindungan Konsumen yaitu UU No.8 Tahun 1999 dan Peraturan BI mengenai Suku Bunga 9 % Pertahun.

Makanya selama ini masyarakat kita yang masih awam akan kartu-kredit/ KTA tersebut selalu menjadi pihak yang teritimidasi baik secara langsung maupun secara tidak langsung.

Jadi secara intinya kantor kami hanya memberikan penawaran jasa penyelesaian kartu-kredit/ KTA tersebut bukan berarti untuk menghalang-halangi orang/ pemegag kartu untuk tidak bayar sama sekali tapi sebaliknya memberikan solusi agar pemegang kartu yang sudah tidak sanggup bayar lagi untuk menahan napas dulu untuk mencari uang dan memberikan keringanan kepada pemegang kartu dalam pembayarannya sehingga baik untuk semua pihak.

Pepatah bijak mengatakan “seseorang memberikan sesuatu itu tidak cuma-cuma/ gratis”.

Hubungi kantor kami :

KANTOR HUKUM

ROHANDI, HIDAYATULOH & PARTNERS (RHP)

Jl.Asia Afrika no.39-43 di gd. Dezon ruang C-3 Bandung

No.Tlp 022-4212121 Ext :7, 081221162396, 022-75171311

(Bp.RAYSH/ Bp.Risman Ahmad Yuliar, SH)

Kantor Hukum kami juga menawarkan penyelesian/ solusi kasus-kasus hukum lainnya :——-

1.      Perceraian

2.      Cek/ Bilyet giro kosong

3.      Utang piutang dari orang lain

4.      Warisan

5.      Sengketa tanah

6.      Perburuhan

7.      Kasus TKI (TKW)

8.      Ijin Perusahaan dll

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di kartu kredit dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s